Sabtu, 02 Mei 2015



TATACARA DAN LANGKAH-LANGKA  DALAM PEMBUATAN SOAL



D
I
S
U
S
U
N

OLEH: HADI SUCIPTO
                             
                       
                       


SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH AL-QUR’AN AL-ITTIFAQIAH (STITTQI)
INDRALAYA OGAN ILIR SUMATERA SELATAN
TAHUN AKADEMIK
2015-2016



1.      Tata cara dalam pembuatan soal.
Penulisan Soal Bentuk Pilihan Ganda Menulis soal bentuk pilihan ganda sangat diperlukan keterampilan dan ketelitian. Hal yang paling sulit dilakukan dalam menulis soal bentuk pilihan ganda adalah menuliskan pengecohnya. Pengecoh yang baik adalah pengecoh yang tingkat kerumitan atau tingkat kesederhanaan, serta panjang-pendeknya relatif sama dengan kunci jawaban. Oleh karena itu, untuk memudahkan dalam penulisan soal bentuk pilihan ganda, maka dalam penulisannya perlu mengikuti langkah-langkah berikut,
2.       Langkah-langkah  penulisan soal 
Soal harus sesuai dengan indikator
Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi
Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar atau yang paling benar.
Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas.
Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja.
1.      Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban  benar
2.      Pokok soal jangan menggunakan pernyataan bersifat negatif ganda.
3.      Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama.
4.      Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan, "Semua pilihan jawaban di atas salah", atau "Semua pilihan jawaban di atas benar".
5.      Pilihan  jawaban  yang  berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan   urutan besar kecilnya nilai angka  tersebut, atau kronologis waktunya.
6.      Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya  yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi.
7.      Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya.
8.      Rumusan butir soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
9.      Jangan menggunaan bahasa yang berlaku setempat, jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional.
10.  Pilihan jawaban jangan mengulang kata atau frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Letakkan kata dan frase tersebut pada pokok soal.
Conto soal
  Indikator : Siswa dapat menjelaskan jenis perpindahan kalor yang terjadi pada suatu kegiatan / peristiwa.   
Perpindahan panas pada batang kembang api terjadi secara ....
a.    konveksi
b.    radiasi
c.    induksi
d.    konduksi

   Penjelasan:
Dalam contoh di atas kemampuan yang ingin diukur dalam indikator adalah menjelaskan jenis perpindahan kalor yang terjadi pada suatu kegiatan / peristiwa, sedangkan soal menanyakan jenis perpindahan kalor tanpa ada penjelasan dan tidak melalui sebuah kegiatan / peristiwa


Tidak ada komentar:

Posting Komentar